Duel Luar Lapangan: Icuk vs Djoko

13 November 2008 at 1:50 pm 1 komentar

https://i2.wp.com/www.kompas.com/data/photo/2008/05/18/065130p.jpg //www.mabesad.mil.id/image/foto_kasad.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.

Foto: Icuk Sugiarto (kiri) dan Djoko Santoso (kanan)

Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan segera dihelat, yakni di Jakarta pada tanggal 13-15 November 2008. Salah satu agenda terhangat untuk diangkat ketika Munas adalah pemilihan ketua umum PB PBSI yang baru untuk periode 2008-2012.

Di tengah-tengah hangatnya perdebatan antara pendukung kedua calon: Icuk Sugiarto dan Djoko Santoso, tiba-tiba terdengarlah kabar bahwa Icuk mundur dari pencalonan dirinya menjadi ketua umum PB PBSI.

Banyak pihak terhenyak.

Pasalnya, Icuk – mantan atlit tunggal putra nomor satu dunia dan Indonesia – awalnya sangat yakin bahwa ia akan melaju ke tampuk pimpinan itu, apalagi setelah mendapatkan dukungan mayoritas dari berbagai pihak. Dinyatakan bahwa 23 dari 33 Pengurus Daerah (Pengda) PBSI mendukung Icuk, dan masyarakat umum juga banyak yang memberi dukungan secara vokal, salah satunya lewat spanduk sepanjang puluhan meter yang terpasang di depan Hotel Mulia, Senayan yang berisikan tanda tangan para pendukung Icuk.

Icuk juga banyak memberikan masukan kepada organisasi PBSI secara vokal – yang akhirnya berbuntut pada hukuman skorsing dirinya sampai akhir tahun ini. Skorsing inilah yang juga menjadi alasan PB PBSI untuk tidak mengundang Icuk menghadiri Munas mendatang.

Icuk sendiri juga telah menyatakan bahwa ia telah mengundurkan diri dari pencalonan tersebut. Pengunduran dirinya dilakukan berdasarkan kecintaannya terhadap dunia bulutangkis Indonesia, sehingga ia ingin menjaga keutuhan dan suasana kondusif di tubuh organisasi PBSI.

Memang saat ini sudah terjadi dualisme di banyak Pengda. Misalnya saja, Pengda PBSI Sumatera Selatan (Sumsel) terbagi menjadi pro-Icuk dan pro-Djoko. Sang ketua, Mawardi Yahya berada di belakang Djoko, sedangkan wakilnya menyatakan dukungan terhadap Icuk.

Djoko Santoso sendiri memiliki nilai plus. Sebagai seorang jenderal, ia meneruskan tradisi yang diusung oleh ketua-ketua PBSI yang lalu pada jaman Try Sutrisno, Suryadi, Subagyo, dan Sutiyoso yang kesemuanya adalah jenderal. Dan sistem kemiliteran yang dimilikinya dapat menjadi nilai positif bagi organisasi dan para atlit untuk lebih berdisiplin dan berdedikasi. Selain itu, jabatannya memungkinkan akses ke banyak pihak, baik di kalangan pemerintahan maupun swasta yang tentunya akan berdampak positif pula bagi perkembangan bulutangkis Indonesia.

Kedua sosok ini datang dari latar belakang yang sangat berbeda dengan jejak pengalaman yang berbeda. Masing-masing memiliki kelebihannya dalam bidang yang berbeda pula. Tidak heran jika sampai sekarang tetap terjadi dualisme suara yang terpecah ke dua belah pihak.

Tetapi apa pun yang terjadi dan siapa pun yang terpilih, sudah selayaknya kita sebagai satu bangsa Indonesia berpikir hanya mengenai satu hal, yakni, berharap bahwa sang ketua (siapa pun dia) dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan bulutangkis Indonesia agar semakin jaya dan ditakuti oleh bangsa-bangsa lain, terutama oleh negara adidaya bulutangkis lainnya seperti Tiongkok, Malaysia, Denmark, dan Korea Selatan.

Banyak jalan menuju ke Roma, Bung!

Menjayakan bulutangkis Indonesia dapat dilakukan lewat berbagai macam cara dan jalan.

Entry filed under: Opini. Tags: , , , , , , , , , .

Perancis SS ’08: Lagi-Lagi Markis/Hendra Peringkat Atlit Indonesia (4 Des 2008)

1 Komentar Add your own

  • 1. Batata  |  17 November 2008 pukul 5:33 pm

    Akhirnya tullisan ini diangkat🙂
    Ternyata mas Icuk malah mengundurkan diri ya?Kalah bersaing dengan jendral rupanya

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

%d blogger menyukai ini: