Prediksi Pemenang Swiss Super Series 2008

11 Maret 2008 at 4:51 pm 4 komentar

Swiss Terbuka Super Series
Basel
, Swiss
11-16 Maret 2008

Siapa yang akan berjaya di turnamen ini? Dan bagaimanakah peluang Indonesia dalam merebut gelar?

Tunggal Putra

Taufik Hidayat seharusnya tidak akan mengalami aral berarti untuk sampai di babak perempat final. Disini dia kemungkinan besar akan bersua dengan salah satu lawan dedengkotnya, Bao Chunlai dari China, unggulan ketiga. Kalau melihat bahwa dua pertemuan pada tahun lalu semuanya dimenangkan oleh Chunlai dan Taufik yang satu tahun belakangan ini penampilannya agak meragukan, lebih baik mendukung Sony Dwi Kuncoro.

Di babak-babak awal Sony dikelilingi oleh putra Malaysia. Dimulai dari Sairul Amar Ayob, lalu di babak kedua akan bertemu dengan Wong Choong Hann atau Lee Tsuen Seng. Dengan konsistensi Sony selama ini, seharusnya tidak akan sulit untuk melaju ke babak perempat final.

Yang menarik adalah babak perempat final ini. Banyak yang “bertaruh” bahwa Lin Dan lah yang akan melaju ke babak ini, dan bukannya Chen Yu. Tapi, bisa jadi malah sebaliknya. Minggu lalu di All England, sangat jelas terlihat bahwa kaki kiri (terutama lutut) Lin Dan bermasalah. Gerakan badan dan kakinya jadi berat, apalagi di bidang kiri badan. Tidak ada Lin Dan yang menggelegar; hanya ada Lin Dan yang cermat mengamati lapangan dan menyisir bola di daerah net.

Jika di babak dua Chen Yu dapat memanfaatkan kondisi ini, bukan tidak mungkin Chen Yu lah yang akan berhadapan dengan Sony di perempat final. Tentu saja ini menguntungkan Sony karena dari tiga pertemuan, Sony unggul dua kemenangan. Di pertemuan tahun lalu, Sony unggul.

Jika lolos dari Yu, Sony akan bersua dengan pemenang laga Taufik vs Chunlai di semifinal; keduanya adalah lawan tangguh. Jika disuruh memilih, tentunya Sony akan memilih seniornya, Taufik, yang lebih tertebak gaya bermainnya daripada Chunlai yang juga memiliki kekuatan menggelegar. Tetapi bagaimana pun Chunlai lebih berpeluang melaju untuk berhadapan dengan Sony.

Di kotak semifinal yang satu lagi, sepertinya akan kembali terjadi pertemuan antara Lee Chong Wei (MAS) dan Chen Jin (CHN) yang baru saja bertemu di semifinal All England minggu lalu dan dimenangkan oleh Chen Jin.

Kemungkinan pemenang: 60% – 40% antara Bao Chunlai (CHN) dan Lee Chong Wei (MAS)

Tunggal Putri

Srikandi Indonesia sulit berjuang jauh. Satu-satunya harapan, Maria Kristin Yulianti, sudah langsung dihadang Zhou Mi, mantan atlit andalan China yang hijrah ke bendera Hong Kong. Masih ada pula Wong Mew Choo (MAS) yang tentu saja sedia menunggu di babak dua.

Lebih menarik jika kita menilik siapa kira-kira perebut gelar disini. Unggulan pertama dari China, Xie Xingfang, minggu lalu tergelincir di All England. Kali ini, tidak akan mudah pula baginya karena banyak lawan tangguh di boks finalnya.

Wong Mew Choo atau Zhou Mi bukan lawan mudah di perempat final. Tahun lalu, skor pertemuannya dengan Mew Choo hampir berimbang, 3:2 untuk Xingfang. Zhou Mi yang terhitung senior Xingfang dulu selalu mengalahkannya. Prestasi ini baru dipatahkan Xingfang tahun lalu di Makau Terbuka, setelah Xingfang hijrah ke Hong Kong. Tapi tentu saja itu bukan berarti Xingfang sekarang lebih hebat dari Zhou Mi. Yuniornya, Lu Lan (unggulan 4), memang masih “hijau”, tetapi Lu Lanlah yang berhasil menjadi finalis All England minggu lalu, dan tercatat pula Lu Lan pernah menang atas Xingfang di Jerman Terbuka 2006 dan Denmark SS 2007.

Dari boks final satu lagi, saya melihat peluang terbesar ada di dua orang: Zhang Ning, Wang Chen, dan Zhu Lin.

Zhang Ning sepertinya sudah tidak bisa berperang melawan umur lebih jauh lagi, apalagi dengan ketangguhan Zhu Lin dan Wang Chen yang lebih muda. Tahun lalu (tahun dimana Ning mulai merosot), Wang Chen menang dua dari tiga pertemuan mereka, padahal sebelumnya Ning selalu menang telak.

Yang akan menarik adalah melihat pertarungan antara Zhu Lin dan Wang Chen di semifinal. Skor pertemuan mereka adalah 4:3 untuk keunggulan Wang Chen, tetapi dari empat pertemuan pada tahun lalu sampai tahun ini, Zhu Lin menyabet tiga kemenangan.

Peraih gelar di cabang ini lebih sulit diperkirakan. Tapi menurut saya, gelar akan tetap jatuh ke China, antara ke Xie Xingfang atau Zhu Lin.

Ganda Putra

Sektor ini semakin marak aja dengan semakin kokohnya kekuatan Jepang dan Korea di sektor ini. Minggu lalu saja terjadi kejutan besar dimana finalis semuanya adalah pasangan Korea.

Indonesia kurang “beruntung” karena semua pasangannya (empat) berada di boks final yang sama sehingga tidak akan terjadi all-Indonesian final. Bahkan Markis Kido/Hendra Setiawan sudah harus langsung bersua dengan Hendra Gunawan/Joko Riyadi. Kalau mau bertaktik sedikit, lebih baik Hendra/Joko “mengalah” supaya stamina Markis/Hendra terjaga dan dapat lebih maksimal bertarung di babak-babak selanjutnya.

Baru saja minggu lalu Candra Wijaya/Tony Gunawan dihentikan langkahnya oleh ganda Korea, Lee Jae Jin/Hwang Ji Man, besok mereka sudah harus bertemu lagi di babak pertama. Jika Candra/Tony sukses balas dendam, maka mereka akan bertemu dengan Markis/Hendra di perempat final.

Sedangkan, langkah Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto sedikit lebih “mulus”. Pertarungan sebenarnya tampak akan terjadi di perempat final dimana disinyalir mereka akan bertemu dengan ganda andalan Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Belakangan ini Koo/Tan banyak terseok. Gelar terakhirnya adalah di Denmark SS tahun lalu. Setelah itu mereka selalu mentok di perempat final. Skor pertemuan kedua pasang ini pun berimbang. Diharapkan Luluk/Alvent dapat kembali meruntuhkan andalan Malaysia ini untuk bertemu dengan Markis/Hendra atau Candra/Tony di semifinal.

Bagaimana dengan pasangan tangguh lain negara?

Fu Haifeng/Cai Yun (CHN) telah berkurang sinarnya belakangan ini walaupun tetap menjadi lawan sulit. Gelar terakhirnya masih segar di ingatan, Korea SS 2008 Januari lalu. Yang akan menyulitkan mereka pertama adalah Lee Yong Dae/Jung Jae Sung (KOR), lalu ganda gaek Malaysia, Choong Tan Fook/Lee Wan Wah yang mungkin bertemu di semifinal. Choong/Lee selama ini cukup berjaya jika berhadapan dengan andalan China ini.

Kemungkinan pemenang: Markis/Hendra (INA), Choong/Lee (MAS), atau Fu/Cai (CHN) dengan porsi peluang 40:40:20

Ganda Putri

Peluang merebut gelar sepertinya akan jatuh di antara dua unggulan teratas, yakni Zhang Yawen/Wei Yili dan Zhang Jiewen/Yang Wei. Walaupun banyak ganda lain yang tangguh dan mumpuni, tetapi mereka harus berpeluh lebih banyak dibandingkan kedua unggulan teratas tersebut.

Yawen/Yili (CHN/1) kemungkinan besar akan mencoba ketangguhan juara All England 2008 dari Korea, Lee Kyung Won/Lee Hyo Jung (unggulan 4) di semi final. Sedangkan, ganda andalan kita, Lilyana Natsir/Vita Marissa agaknya akan bersua dengan Gao Ling/Zhao Tingting di perempat final jika di babak kedua sukses melewati runner-up All England, Du Jing/Yu Yang (CHN).

Ganda Campuran

Zheng Bo/Gao Ling, unggulan pertama memiliki peluang 90% untuk menjadi finalis, sekaligus diperkirakan akan menjadi pemenang karena di boks finalnya tantangan tidak securam di boks final milik Nova Widianto/Lilyana Natsir (unggulan 2).

Dari boks final Nova/Lily (bawah), ada empat pasang yang sulit diperkirakan perjalanannya. Nathan Robertson/Gail Emms (ENG) – semifinalis All England 2008, Flandy Limpele/Vita Marissa – yang selalu bergantian dengan Nova/Lily menjadi finalis, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam (THA) yang permainannya selalu segar dan mengancam siapa pun, dan tentu saja Nova/Lily sendiri. Apa pun bisa terjadi di boks final ini, tetapi yang akhirnya lolos ke final pastinya sudah keletihan duluan sehingga tidak akan seprima Zheng/Gao.

Entry filed under: Atlit, Opini, Turnamen. Tags: , , , , , .

Pemain Bulutangkis Terbaik Tahun 2007 Lin Dan, Lututnya, dan Semangatnya

4 Komentar Add your own

  • 1. kuti gadion  |  17 Maret 2008 pukul 10:20 am

    Mangapa Tv Swasta indonesia Tdk Menyiarkan Secara Langsung Setiap Open turnamen Super Series

    Balas
  • 2. Dania  |  18 Maret 2008 pukul 9:01 am

    Sayangnya banyak faktor yang “menghalangi”. Seperti misalnya faktor rating, faktor dana, faktor waktu, faktor pihak ketiga, dll. Lengkapnya bisa dibaca di artikel yang akan saya tulis soal hal ini.

    Balas
  • 3. weib  |  30 Mei 2008 pukul 12:31 am

    bukannya tahun lalu Simon Santoso masuk final yak???

    Balas
  • 4. mayang  |  2 Juni 2008 pukul 1:19 pm

    Ah mau di prekdisiin juga mau kalah mau menang tetep aja Sony yg the best! Hehehehehe

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Maret 2008
S S R K J S M
« Jan   Mei »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

%d blogger menyukai ini: