Indonesia, China dan Super Series

18 Desember 2007 at 10:01 am 2 komentar

Kesalnya bukan main sewaktu membaca berita di Xinhua yang mengatakan bahwa Indonesia hanya pernah menang sekali di Super Series (SS)! Ini namanya sudah kebohongan publik. Faktanya, Indonesia menang berkali-kali di SS  seperti di bawah ini:

1.      Flandy/Vita di Ganda Campuran Perancis Terbuka Super Series 2007

2.      Lilyana/Vita di Ganda Putri China Masters 2007 (di kandang China tuh)

3.      Flandy/Vita di Ganda Campuran Singapura Terbuka Super Series 2007

4.      Markis/Hendra di Ganda Putra Hong Kong Super Series 2007 (OK lah, ini belum terjadi pada saat penulisan berita ini)

5.      Nova/Lilyana di Ganda Campuran Hong Kong Super Series 2007

6.      Markis/Hendra di Ganda Putra China Terbuka Super Series 2007 (di kandang mereka lagi nih)

7.      Nova/Lilyana di Ganda Campuran China Terbuka Super Series 2007 (hmm…)

Belum ditambah sumbangan dari senior kita, Candra/Tony, di Ganda Putra Jepang Terbuka Super Series 2007.

Itu sekilas koreksi terhadap berita di Xinhua. Sementara itu, menanggapi komentar Bang Yos tentang “Indonesia Lampaui China Dalam Dua Tahun…” realistiskah ini?

Kalau dilihat dari daftar perolehan emas di SS di atas, kita lebih dominan di bidang ganda, baik putra, putri maupun campuran. Bidang tunggal belum sukses menyumbang gelar Super Series bagi Indonesia.

Bila seperti ini, tidakkah seharusnya kita juga mulai menanam bibit tunggal lebih banyak sehingga pada saat panen dua tahun nanti, kita akan memanen banyak unggulan-unggulan?

Sektor tunggal memang perlu dicermati, karena inilah salah satu kunci utama China. Tunggal putra China berlapis lima (alias ada lima atlit tunggal Putra China di top 10 dunia), sedangkan tunggal putrinya berlapis empat, bahkan semuanya menduduki empat posisi tertinggi dunia. Di peringkat 21 sudah tersedia pelapis, Jiang Yanjiao.

Kalau demikian keadaannya, apakah target PBSI untuk melampaui China dalam dua tahun realistis?

Dalam dua tahun, kemungkinan besar Taufik (Hidayat) sudah mulai anti-klimaks, yang berarti hanya akan ada Sony dan Simon. Pelapisnya masih kembang-kempis, walaupun Andre Kurniawan terlihat menjanjikan. Tetapi karena Andre tidak di pelatnas, maka dia pun tidak akan masuk ke jajaran tim Thomas Cup. Pelapis yang ada di pelatnas saat ini belum cukup matang untuk menjadi pelapis Sony dan Simon. Semoga mereka mampu sebelum masa dua tahun berakhir. Bila tidak? Sony dan Simon akan berjuang sendirian.

Ganda putra dan campuran Indonesia tergolong kuat, tetapi ganda putri kita masih ngos-ngosan. Dibandingkan dengan China yang memiliki lima pasangan di top 10 dunia, Indonesia hanya memiliki tiga pasangan yang bercokol di peringkat 15-20.

Bila kita memiliki tiga titik lemah ini (tunggal putra dan putri dan ganda putri), bagaimana kita akan mendobrak dominasi China?

Bung Yos tidak menjelaskan rinci bagaimana PBSI menggubah menu persiapan putri-putri kita untuk mencapai target menang Piala Uber 2010. Tetapi, yang pasti, menu tersebut haruslah yang benar-benar tepat guna, efektif, dan lebih penting lagi EFISIEN, karena dua tahun bukanlah waktu yang lama…

Bagaimana Bung Yos?

Perbandingan Top 25 Indonesia vs China (13 Des 2007):

Tunggal Putra: 3 vs 5
Tunggal Putri: 1 vs 5
Ganda Putra: 3 (atau 4 dengan Candra/Tony) vs 2
Ganda Putri: 3 vs 5
Ganda Campuran: 2 (karena Grace/Rizal sudah pisah) vs 3

Indonesia Target Langkahi Bulutangkis China Dalam Dua Tahun

(terjemahan dari Xinhua, Nov 24)

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengumumkan ambisinya untuk mendobrak dominasi China di arena bulutangkis dalam waktu dua tahun ke depan. Hal ini dikemukakan oleh ketua PBSI, Sutiyoso. Saat ini Indonesia – salah satu negara adidaya bulutangkis dunia, memberlakukan strategi bertahap untuk menggapai tujuan ini.

“Untuk meraih sukses ini, kami banyak berinvestasi lewat pengiriman atlit untuk bertanding di laga Eropa dan Asia,” tukasnya.

Atlit putri mendapat prioritas utama dengan target masuk semifinal Piala Uber tahun depan dan merebut Piala tersebut dua tahun kemudian, jelas Sutiyoso.

Atlit Indonesia selalu sukses merebut medali emas di ajang olimpiade, sejak bulutangkis masuk ke ajang ini tahun 2002 di Barcelona. Tapi, peluang mereka terlihat menipis karena kemunduran prestasi Indonesia di bidang ini dalam beberapa tahun terakhir.

Hanya pasangan ganda campuran Lilyana Natsir/Nova Widianto yang berhasil memenangkan hgelar dari total 12 turnamen super series tahun ini dalam rangka menyambut babak kualifikasi pra-Olimpiade.

Di kejuaraan Indonesia Super Series Terbuka tahun ini, tidak ada atlit Indonesia yang sukses merebut gelar. Ini adalah kali pertamanya Indonesia gagal merebut gelar di kandangnya sendiri.

Entry filed under: Atlit, Opini. Tags: .

Maju Terus Simon, Sony! Ranking Atlit Indonesia (13/12/07)

2 Komentar Add your own

  • 1. glo  |  14 Mei 2008 pukul 2:34 am

    INA masih punya “cadangan” MS, seperti Tommy sugiarto, Yunus Alamsyah.

    Btw, Grace/Rizal kapan dipisahnya? German Open kemaren masih maen sampai QF kalah tipis dari ganda Cina.

    Ah ya, sekarang pb djarum lagi gencar2nya mengirimkan pemain di event Internasional, baik putra maupun putri. Di Finnish International Challange 2008 kemaren misalnya, WS nya bisa sampai SF sedangkan😄 ama WD juara.

    Jadi sepertinya tinggal bagaimana PBSI me manage, agar bibit2 potensial bisa terus berkembang, dan tentunya pemain2 tidak pada hijrah ke luar negri🙂

    Balas
  • 2. Dania  |  14 Mei 2008 pukul 10:42 am

    Grace/Rizal sempet pisah tahun lalu karena katanya grace mau fokus di ganda putri. Tapi akhirnya mereka “rujuk” kembali awal tahun ini kalau nggak salah.

    Djarum memang sekarang menjadi labuhan bagi mereka yang “mentok” di pelatnas. Padahal sebenarnya mereka banyak yang sangat berprestasi — salah satu yang paling andal adalah Andre Kurniawan Tedjono. Mungkin memang ada kekurangan dalam pelatihan dan pembinaan di Pelatnas sendiri. Saya kurang tahu banyak karena bukan orang dalam.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Desember 2007
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

%d blogger menyukai ini: