Catatan Pinggir Lapangan: Indonesia Open 2009

21 Juni 2009

http://images.clipartof.com/small/22168-Clipart-Illustration-Of-A-Yellow-Emoticon-Face-Scruncing-Its-Face-While-Being-Hit-With-A-Blow-To-The-Back-Of-The-Head-Headache-Or-Injury.jpgBLETAK! Kepala Bona pun Tersambit

Saat pengembalian bola dari tim Inggris (Anthony Clark/Nathan Robertson) yang mengarah ke garis belakang kanan Mohammad Ahsan/Bona Septano yang tidak terjaga, Ahsan langsung berlari ke titik tersebut. Penonton menahan nafasnya, “AKKKKKH!,” karena mengira bola tidak akan terkejar. Lalu penonton bersorak, “YEEEEEE!,” karena Ahsan berhasil mengambil bola tersebut. Lalu penonton terhenyak sebentar, “HE?” lalu terbahak-bahak, “HAHAHAHAHAHAHAHA!” karena drive keras Ahsan tersebut ternyata menyambit bagian belakang kepala pasangannya sendiri, Bona. Bona pun termanyun-manyun sambil mengusap-usap belakang kepalanya yang nyaris licin itu. Ahsan pun hanya dapat tersenyum kecut.

Demam Lee Yong Dae

http://stefanidh.files.wordpress.com/2008/07/1_846783626l.jpg?w=162&h=241 http://1.bp.blogspot.com/_vC7rHR9oCKU/SLzfgg-oAKI/AAAAAAAAFew/iRh4XUTGBvo/s400/Leeyongdae4.jpg

Jika tahun lalu yang menjadi bintang adalah Bao Chunlai, kali ini yang menjadi bintang adalah Lee Yong Dae (dan tentunya Taufik Hidayat). Si belia berusia 21 tahun dan berparas apik ini selalu mendapat dukungan luar biasa dari publik Istora. Ditambah lagi dengan permainannya yang mengundang decak kagum. Tak heran ia rela melepas kaosnya dan menerbangkannya ke arah penonton yang berteriak-teriak histeris. “Saya paling suka main di Indonesia,” tukasnya sembari tersenyum.

LHOOO???? Angka Kok Bisa Kena Korupsi

Di pertandingan final penutup antara Lee Yong Dae/Jung Jae Sung dan Fu Haifeng/Cai Yun sempat terjadi keributan. Pasalnya, saat angka seharusnya bergerak naik dari 11-9 (untuk kemenangan Tiongkok) ke 11-10, ternyata sang wasit lupa mencet. Alhasil proteslah Lee/Jung ke wasit yang awalnya sempat tidak ngeh dan memaksa melanjutkan pertandingan. Begitu para pemain menunjuk-nunjuk papan skor, barulah dia sadar dan mulai mengutik-utik layar monitor kecil di depannya. Trek! papan skor pun berubah … jadi 10-10. LHOOOO???? Kok nilainya Fu/Cai malah turun?! Sontak para pemain dan penonton melancarkan aksi protes yang mungkin membuat sang wasit semakin grogi. Angka pun berubah kembali menjadi … 11-9. LHOOOOO???? Setelah sekian lama, barulah akhirnya sang wasit berbalik ke jalan yang benar ke angka 11-10, dan akhirnya pertandingan kembali berjalan. Piye to mas…

Lempar Yuk Lempar

http://www.clker.com/cliparts/6/3/8/5/11949846131979815136water_fight__ganson.svg.thumb.pngTingginya tingkat persaingan di Indonesia Open tahun ini membuat hati para pemenang suatu pertandingan bergejolak gembira luar biasa. Dan biasanya, mereka ini lalu akan melemparkan sesuatu (bisa tunggal atau jamak) ke arah penonton: dari wrist band sampai raket!

Mau dong… siapa tahu kecipratan ilmunya…

Merokok Nggak Merokok?

Di dalam gedung Istora, terbentang spanduk besar yang ditempelkan pada bagian atas tembok tengah yang bertuliskan: “DILARANG MEROKOK! NO SMOKING!” dengan dua gambar rokok yang dicoret. Lucunya, satu spanduk itu “tenggelam” di tengah-tengah spanduk-spanduk dan umbul-umbul DJARUM SUPER sebagai sponsor utama perhelatan ini. Tahu sendiri dong Djarum jualannya apa? ;)

Indonesia vs Malaysia: Lapangan dan Politik

Isu garis perbatasan negara, pengakuan keaslian kebudayaan, dan Manohara ternyata berimbas ke lapangan. Setiap atlit Malaysia yang disebutkan namanya akan menerima sorakan merendahkan: “HUUUUUUUU!!!!!” Dan bahkan teriakan, “MALING PULANG! MALING PULANG!”

Padahal lapangan bulutangkis (dan olahraga pada umumnya) adalah daerah steril yang bebas dari masalah politik dan teman-temannya. Yang ada adalah semangat sportifitas yang mengandalkan kemampuan, kekuatan fisik dan mental, serta kecermatan otak dan mata.

Lagipula, atlit bukanlah politikus dan pelaku kejahatan. Tidakkah sebagai tuan rumah seharusnya kita menjamu siapa pun yang bertandang ke negeri kita dengan baik, ramah, dan sopan?

Dan saya pun hanya dapat mengelus dada dan dalam hati meminta maaf pada segenap atlit Malaysia saat segerombolan penonton di tribun atas Lee Chong Wei yang awalnya meneriaki “Maling Pulang!” kemudian meminta Chong Wei melemparkan sesuatu kepada mereka setelah kemenangannya atas Park Sung Hwan (KOR) di semifinal…

Entry Filed under: Turnamen. Tag: , , , , , .

6 Comments Add your own

  • 1. vie,,  |  23 Juni 2009 at 11:28 am

    sdih c,lyt indo kgk dpt glar sm se x.mg2 z tar wkt kejurdun indo dpt glar dr kindra ma nolyn.mg2 bs dpt dpt glar lbh dr 2.
    bwt malaysia,m2fn suPorter ina yg agk lebay tu y..
    smgt trz peMain ina. taoN dpn sabet jwra d ina open y..
    ciayo0..

    Balas
  • 2. euncha  |  30 Juni 2009 at 7:48 pm

    ya allah subhanallah, lee young dae tampan bgt terlebih lagi klo kalah ma kido hendra. hanjakalna teh kamari eleh si kido teh…jd ilfil ka korea teh aing maaaah….

    ya young daessi ndo bicoso, phabo and sarangeeee….

    Balas
  • 3. Stop Dreaming Start Action  |  1 Juli 2009 at 3:48 pm

    hihihii..

    Balas
  • 4. Hening febriana  |  13 Juli 2009 at 10:51 pm

    Sy ngefans berat(1000 kg) sm lee yong dae 1.permainannya bagus 2.orng n ckp. Sy prnah brtemu dy tapi lewa mimpi! (李)

    Balas
  • 5. Hening febriana  |  14 Juli 2009 at 6:27 pm

    Ayo semangat! Indonesiaku

    Balas
  • 6. Jira 'butet'  |  10 September 2009 at 4:57 pm

    Semangat truz INA!!!BTW,yongdae emg ganteng ya…he3x

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori Artikel

Artikel Terakhir

Komentar Anda

aininalkh di Profil
aininalkh di Mengenai Bultang
nidia ardiani di Balas Kekalahan Campuran denga…
alpina pamugari di Rangking Atlet Indonesia (6 Ag…
selma di Butet: Muda, Keren, dan B…

Kalender

Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Bulutangkis

Non-Bulutangkis