Yang Bisa Mencuri Perhatian di Senayan
17 Juni 2009
(oleh Elina Ciptadi, Singapura)
Catatan ga penting dari saya yang bukan pengamat bulutangkis …
Berdasarkan penampilan mereka di Singapore Open Super Series 2009 dan beberapa turnamen lainnya dua tahun belakangan ini, siapa kira-kira pemain yang bisa mencuri perhatian kita di Indonesia Open 2009, sekaligus menjadi jagal bagi pemain-pemain unggulan? Berikut beberapa di antaranya yang perlu dicermati:
Salakjit Ponsana (Tunggal Putri, Thailand)
Mungkin bakat bulutangkis menurun di keluarga ini. Adik pemain tunggal putra Boonsak Ponsana ini menghentikan unggulan keempat Wang Chen (Hong Kong) di babak pertama Singapore Open 2009. Sebelumnya, dia sempat membuat Zhang Ning (China) kerepotan di Olimpiade Beijing 2008, sebelum akhirnya menyerah rubber set setelah bertarung lebih dari satu jam. Di Indonesia Open kali ini, dia sudah harus bertemu unggulan ketiga Wang Lin (China) di babak pertama. Kalau menang, dia kemungkinan bertemu Adrianti Firdasari di babak kedua. Kita tunggu apakah pemain easy going yang sekarang bertengger di peringkat 20 dunia ini bisa melewati babak pertama.
Tien Minh Nguyen (Tunggal Putra, Vietnam)
Tien Minh Nguyen sudah jadi bahan berita tahun 2007 ketika dia mengalahkan Taufik Hidayat di Philippines Open. Tapi dia makin menunjukkan taringnya setelah itu. Minggu lalu, pemain yang ulet dan memiliki kombinasi pukulan yang lengkap ini baru saja mengalahkan pemain nomor satu dunia Lee Chong Wei di babak kedua Singapore Open Super Series. Sempat bertahun-tahun berlatih tanpa dana dan perlengkapan memadai, pemain yang sering terlihat tanpa pelatih dan berkaos butut ini sekarang bertengger di peringkat 11 dunia dan sudah memiliki sponsor untuk perlengkapan serta mendanai kehadirannya di turnamen-turnamen.
Hendri Kurniawan Saputra / Hendra Wijaya (Ganda Putra, Singapura)
Ganda peringkat 53 dunia ini mengalahkan unggulan kedelapan Tan Fook Choong / Lee Wah Wah dari Malaysia di Singapore Open SS 2009. Di babak berikutnya, mereka mengalahkan satu lagi ganda putra Malaysia Chew Choon Eng / Chan Chong Ming – peringkat 11 dunia. Di perempat final, mereka memberi perlawanan sengit terhadap Markis Kido / Hendra Setiawan, dan nyaris mengalahkan pasangan terbaik Indonesia ini. Perlu dicatat bahwa mereka pernah mengalahkan Kido/Hendra di tahun 2007. Secara teknis, kecepatan dan kekompakan, Hendri/Hendra setara dengan pemain top dunia manapun dan bisa memberi kejutan, apalagi bermain di Senayan yang merupakan “tempat main” mereka sebelum hijrah ke Singapura.
Anup Sridhar (Tunggal Putra, India)
Pemain yang sampai tahun lalu masih sempat menulis sendiri di blog-nya ini harus melewati babak kualifikasi untuk bisa bertanding di babak utama Indonesia Open 2009. Demikian pula kisahnya di Singapore Open 2009. Tapi harus dicatat bahwa atlet peringkat 39 dunia inilah yang mengalahkan Peter Gade di babak kedua Singapore Open Super Series serta pernah mengungguli Taufik Hidayat di tahun 2007. Sejalan dengan semakin meningkatnya prestasinya, dia sekarang sudah tidak ada waktu untuk menulis di blog-nya ….
Entry Filed under: Atlit. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed