Archive for Juni 30th, 2008

Butet: Muda, Keren, dan Berprestasi

Indonesia's Nova Widianto (L) and Lilyana Natsir show off their gold medals after defeating China's Gao Ling and Zheng Bo to win the mixed doubles finals at the World Badminton Championships in Kuala Lumpur, 19 August 2007. The Indonesian pair won 21-16, 21-14 From Getty Images by AFP/Getty Images.
Foto: Nova Widianto dan Lilyana Natsir menang Ganda Campuran Kejuaraan Dunia 2007

Tentunya banyak yang sudah tahu pemain bulutangkis putri yang satu ini. Lilyana Natsir yang biasa dipanggil Butet (atau Yana) ini adalah idola pria dan wanita segala usia di seluruh Indonesia bahkan dunia. Mukanya yang manis tapi cool dan tomboy ini banyak membuat gemas masyarakat.

Ketika ikut di acara Empat Mata, dia banyak menunduk dan bermain-main dengan kakinya ala laki-laki, tetapi dengan ekspresi malu-malu ala kaum Hawa. Dia juga jarang ikut wawancara media dengan alasan yang sama.

Lahir di Manado, 9 September 1985, hanya berbekal lulus SD, Butet nekat “kabur” ke Jawa dengan tekad menjadi pebulutangkis handal. Di Jakarta dia berhasil menggapai impiannya dengan masuk ke klub Tangkas dan lalu ditarik masuk ke pelatnas.

Ketika baru berusia 18 tahun, Butet sudah dipercaya untuk ikut menguatkan tim Indonesia di Piala Sudirman tahun 2003. Dua tahun kemudian, Butet menjadi Juara Dunia bersama Nova Widianto di partai ganda campuran. Gelar itu direbutnya kembali pada tahun 2007.

Selain itu, Butet juga berjaya di kandang “macan” aka Tiongkok. Pada tahun 2007, dia menang di tiga turnamen yang diadakan di Tiongkok dan “pecahannya” dengan menjuarai ganda campuran di China Super Series dan Hong Kong Super Series, dan juara ganda putri bersama Vita Marissa di China Masters.

Butet juga salah satu atlit putri Indonesia yang tomboy dan pantang memakai rok olahraga. “Daripada mainnya jadi tidak konsen…lebih enak pakai celana,” tukasnya.

Dengan usianya yang masih muda – 22 tahun ini – Butet telah menjadi pemain yang disegani di dunia bulutangkis internasional dengan menjadi pemain ganda campuran nomor satu dunia dan pemain ganda putri nomor enam dunia.

Butet tentu saja bermaksud untuk memberikan yang terbaik di kedua partai – ganda campuran dan putri – pada saat Olimpiade Beijing 2008 Agustus nanti.

“Sebenarnya saya lebih fokus ke ganda campuran,” tukasnya sesaat setelah merebut gelar juara di Indonesia Open 2008. “Tapi dengan adanya hasil ini [juara ganda putri Indonesia Open 2008 – red] mudah-mudahan di Olimpiade saya juga bisa sumbang medali dari ganda putri.”

Kita tunggu kabar baiknya ya, Na =)

61 comments 30 Juni 2008


Kategori Artikel

Artikel Terakhir

Komentar Anda

alpina pamugari di Rangking Atlet Indonesia (6 Ag…
ismail di Rangking Atlit Indonesia 100 B…
ismail di Rangking Atlit Indonesia 100 B…
ryan ichiro marto ha… di Lin Dan, Lututnya, dan Se…
aininalkh di Profil

Kalender

Juni 2008
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Bulutangkis

Non-Bulutangkis